hati-hati perhiasan yang disimpan ada zakatnya

perhiasan

perhiasan

Jika seseorang membeli perhiasan emas dan perak baik pria ataupun wanita untuk disimpan tidak untuk dipakai, misalnya disimpan untuk sewaktu-waktu ketika dia membutuhkan uang dia dapat menjualnya, maka hukumnya wajib dikeluarkan zakatnya, karena emas dan perak itu semestinya dikembangkan dengan dijualbelikan sehingga menjadi uang tidak menganggur begitu saja. Oleh karena itu syari’at mewajibkan zakat dalam perhiasan emas dan perak yang disimpan.

Perhiasan yang rusak terkadang dapat diperbaiki tanpa daur ulang, misalnya hanyak dipatri saja dan dia ingin atau ada niat untuk memperbaikinya, maka dia tidak wajib mengeluarkan zakat. Dan jika perhiasan itu rusak dan di dalam perbaikannya membutuhkan daur ulang atau dia tidak berkeinginan untuk memperbaikinya, maka wajib dikeluarkan zakat dalam perhiasan tersebut.

Leave a comment

Your email address will not be published.

*