Website Resmi Habib Segaf Baharun

Apa sih Sujud Sahwi itu ?!

sujud sahwi     Arti dari sujud sahwi adalah sujud karena lupa, kalimat sahwi itu sendiri dalam bahasa arab berarti melupakan sesuatu. Dan dinamakan sujud sahwi karena sujud tersebut disunnahkan bagi kita ketika kita lupa melakukan sunnah-sunnah ab’ad atau sebab-sebab sujud sahwi yang lainnya.

1. Hukum melakukan sujud sahwi

     Sedangkan hukum melakukan sujud sahwi adalah sunnah dan faedahnya adalah untuk menutupi kekurangan yang terjadi dalam sholat kita dikarenakan kita telah melakukan sebab-sebab dari sujud sahwi itu. Dan tidak menjadi wajib hukumnya melakukan sujud sahwi kecuali dalam satu masalah. Yaitu bagi ma’mum jika imamnya melakukan sujud sahwi, maka wajib atasnya untuk melakukannya juga karena mutaba’ah, (ma’mum harus mengikuti gerakan gerakan imamnya dalam melakukan rukun-rukun serta sunnah-sunnah sholat), dan kalau kita tidak melakukan sujud sahwi tersebut bersama imam maka batal sholat kita.

2. Waktu melakukan sujud sahwi

    Dan waktu untuk melakukan sujud sahwi dalam sholat adalah setelah membaca tasyahud akhir dan sebelum mengucapkan salam. Dan jika dia sudah mengucapkan salam, maka tidak boleh lagi kembali untuk melakukan sujud sahwi, kecuali dalam satu hal. Yaitu jika kita mengucapkan salam dalam keadaan lupa padahal kita berniat tadi untuk melakukan sujud sahwi Maka boleh kembali ke dalam sholatnya untuk melakukan sujud sahwi walaupun setelah salam asalkan memenuhi syarat-syarat di bawah ini, akan tetapi nanti kita wajib melakukan salam lagi setelah sujud sahwi karena salamnya yang pertama tadi dianggap tidak pernah ada.

      Sedangkan syarat-syaratnya adalah sebagai berikut:

  1. Kita mengucapkan salam karena lupa, padahal kita telah berniat untuk melakukan sujud sahwi, lain halnya jika waktu melakukan salam tidak lupa tapi memang sengaja kita melakukan salam dan tidak mau sujud sahwi, kemudian setelah salam kita ingin melakukannya, maka tidak boleh kembali ke dalam sholat kita untuk melaku­kan sujud sahwi.
  2. Jarak antara salam dengan ingatan kita bahwasanya kita telah melakukan sebab-sebab sujud sahwi sehingga disunnahkan bagi kita untuk melakukan sujud sahwi tidak lama, lain halnya jika jarak antara waktu ingatan kita akan hal itu dengan salam waktu yang lama maka tidak boleh kembali lagi ke dalam sholat untuk melaku­kan sujud sahwi, sedangkan ukuran lama atau tidaknya kembali kepada uruf (pengetahuan kebanyakan orang) maka jika kebanyakan orang bilang itu lama berarti lama kalau tidak berarti sebentar.
  3. Antara salam dan ingatan kita akan sujud sahwi itu kita tidak melakukan suatu hal yang dapat membatalkan sholat kita, misalnya kita telah berhadats, atau badan/ pakaian kita terkena benda najis, atau kita berpaling dari arah kiblat setelah berlalunya waktu yang lama dan lain -lain. Dan jika hal itu terjadi maka tidak boleh lagi kita kembali lagi ke dalam sholat kita untuk melakukan sujud sahwi.

3. Cara melakukan sujud sahwi

       Sedangkan cara melakukan sujud sahwi adalah dengan cara melakukan dua kali sujud seperti sujud sholat baik dari segi bacaannya atau apapun yang disunnahkan dalam sujud sholat, akan tetapi sebagian ulama’ menganggap baik membaca doa di bawah ini untuk dibaca dalam sujud sahwi karena sesuai dengan sebabnya yaitu doa berikut ini:

سُبْحَانَ الَّذِيْ لاَ يَنَامُ وَلاَ يَسْهُوْ

SUBHAANAL   LADZII   LAA   YANAAMU   WALAA YASHUU

Artinya:”Maha suci Allah dzat yang tidak pernah tidur dan   tidak pernah lupa.

     Dan Doa tersebut dibaca setelah membaca doa sujud seperti biasanya dan doa diatas dibaca jika sebab sujud sahwi kita karena melakukan sebab-sebabnya dengan lupa, akan tetapi jika melakukan sebab-sebab sujud sahwi tersebut dengan sengaja bukan karena lupa maka hendaknya dia beristigfar dalam sujud sahwi tersebut, karena hal itu sesuai dengan keadaannya.

Dan tidak boleh melakukan sujud sahwi dengan hanya satu kali sujud bukan dua, kecuali dalam satu hal yaitu jika kita berniat untuk sujud dua kali dan setelah sujud satu kali kita berkeinginan untuk tidak melanjutkannya, maka tidak apa-apa kita sujud sekali akan tetapi jika dari mulai pertama kita sudah berniat untuk melakukan sujud sahwi hanya satu kali sujud maka tidak boleh.

 4. Fungsi dari sujud sahwi.

     Fungsi atau manfaat dari sujud sahwi yang kita lakukan adalah untuk Menutupi kekurangan yang terjadi sebelum sujud atau ketika sujud dan juga setelah sujud seperti contoh contoh dibawah ini:

  1. Sujud sahwi itu menutupi semua kesalahan yang terjadi sebelum melakukan sujud sahwi, misalnya kita tidak membaca doa qunut, atau bahkan jika karena dua sebab sekaligus cukup melaksanakan satu kali sujud sahwi, misalnya kita tidak membaca doa qunut dan juga melakukan ruku, dua kali karena lupa maka cukup melakukan satu kali sujud sahwi saja.
  2. Sujud sahwi juga menutupi kekurangan/kesalahan yang terjadi pada waktu sujud sahwi misalnya ketika melaksa-nakan sujud sahwi kita berbicara dengan satu kalimat atau dua kalimat karena lupa, maka tidak usah sujud lagi karena sujud sahwi yang sedang kita lakukan itu juga menutup kekurangan/kesalahan yang terjadi saat melaku-kan sujud sahwi.
  3. Dan sujud sahwi juga menutupi kekurangan yang terjadi setelah sujud sahwi, misalnya setelah kita melakukan sujud sahwi karena melakukan sebab-sebabnya, lalu setelah itu kita melakukan salah satu sebabnya kembali misalnya berbicara dengan satu atau dua kalimat karena lupa maka tidak usah sujud lagi, karena sujud sahwi yang telah dia lakukan tadi fungsinya juga untuk menutupi kesalahan-kesalahan yang terjadi setelah sujud sahwi itu. Akan tetapi harus diingat bahwa sujud sahwi itu tidak dapat menutupi kesalahnnya sendiri, yaitu misalnya kita telah melakukan sujud sahwi tanpa melakukan salah satu dari sebab-sebabnya. Dan setelah melakukannya baru kita sadar bahwa tidak seharusnya kita melakukan sujud sahwi itu karena tidak melakukan sebab-sebabnya. maka dalam hal ini kita disunnahkan untuk melakukannya lagi karena sujud sahwi yang kita lakukan tadi tidak berfungsi untuk menutupi kesalahannya sendiri.

 

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Radio Streaming

Buku Karya Al Habib Segaf Baharun,M.H.I

JADWAL STREAMING

UMROH 2018

Video Ceramah

Audio Ceramah

KONTAK KAMI :

Archives