Website Resmi Habib Segaf Baharun

Makna Setetes Darah Di Malam Pertama

images (2)Faktanya tidak semua wanita mengeluarkan darah saat pertama kali berhubungan badan. Bahkan menurut riset kedokteran, hanya 65% wanita yang mengeluarkan darah perawan saat pertama kali  berhubungan badan.

Untuk mengetahui wanita itu perawan apa bukan, tidak semata-mata melihat darah keluar apa tidak ketika berhubungan badan pertama kali, karena berhubungan badan dengan wanita yang masih perawan itu sangat sulit. Tidak sama dengan  berhubungan badan dengan wanita yang sudah tidak perawan. Jadi, tandanya bukan hanya darah yang keluar.

Hukum Menuduh Zina

Menuduh seseorang sebagai pezina adalah perbuatan dosa besar dan disebut dengan qadzaf, suatu perbuatan yang dapat melebur pahala amal selama 100 tahun. Nabi SAW bersabda:

قال صل الله عليه وسلم قذف المحصنة يحبط عمل مائة سنة

“Menuduh (zina) seorang wanita yang bersih dari tuduhannya dapat meleburkan pahala yang telah dilakukan selama 100 tahun.” (HR Ath-Thabarani).

Jika seorang suami telah melakukannya, lalu si istri tidak terima, si istri dapat mendatangi hakim untuk menuntutnya. Hakim kemudian memanggil suaminya itu dan memerintahkannya untuk mendatangkan empat orang saksi yang menyaksikan dengan mata kepala mereka sendiri bahwa si istri telah berzina.

Jika ia tidak dapat menghadirkan empat orang saksi, ia harus melakukan li’an
(bersumpah lima kali di depan hakim ).  Jika ia tidak mau melakukannya, ia harus dicambuk sebanyak 80 kali cambukan, sebagai ganjaran atas tuduhannya tersebut. Allah SWT berfirman:

واللذين  يرمون المحصنات ثم لم يأتو بأربعة شهداء فاجلدوهم ثمانين جلدة

“Dan siapa yang menuduh para wanita dengan zina dan mereka tidak dapat mendatangkan empat orang saksi, cambuklah mereka sebanyak 80 cambukan.” – QS An-Nur: 4

Hukum Li’an

Sedangkan, mengenai apakah ada solusi dalam agama untuk mengembalikan kepercayaan suami jika suami tidak percaya pada istrinya dan menuduhnya telah berselingkuh?, misalnya dengan sumpah pocong, sebenarnya dalam agama tidak ada istilah “sumpah pocong”, yang ada adalah li’an. Yaitu, jika seorang suami menuduh istrinya berselingkuh akan tetapi ia tidak mempunyai empat orang saksi, ia nanti dituntut untuk bersumpah di depan hakim sebanyak lima kali bahwa apa yang dituduhkannya adalah benar ditambah pada sumpah yang kelima, “dan laknat Allah akan mengenaiku jika aku berbohong dalam tuduhanku.” Kemudian istrinya juga bersumpah lima kali bahwasanya apa yang dituduhkannya tidak benar dan ditambah setelah sumpah yang kelima, “dan laknat Allah akan mengenaiku jika tuduhan itu benar.”

Jika istri tidak mau bersumpah, ia harus dirajam hingga mati. Jika
keduanya telah bersumpah dengan cara sumpah di atas, keduanya harus dipisah dan tidak dapat disatukan kembali dalam ikatan perkawinan selanjutnya dan untuk selama-lamanya, baik di dunia maupun di akhirat.

Semoga penjelasan ini dapat dimengerti. Amin….

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Radio Streaming

Buku Karya Al Habib Segaf Baharun,M.H.I

JADWAL STREAMING

UMROH 2018

Video Ceramah

Audio Ceramah

KONTAK KAMI :

Archives