Website Resmi Habib Segaf Baharun

Membatalkan Sumpah… Bolehkah?

putus-500x330Membatalkan sumpah yang terlanjur telah diucapkan mempunyai 5 hukum :

  1. Wajib, terkadang seseorang wajib membatalkan atau melanggar sumpahnya seperti jika dia bersumpah untuk meninggalkan perkara perkara yang diwajibkan, misalnya dia bersumpah untuk tidak melaksanakan sholat 5 waktu, maka dia wajib melanggarnya dan harus membayar kaffaroh karena telah melanggar sumpahnya.
  2. Sunnah, terkadang seseorang itu sunnah untuk melanggar dan membatalkan sumpahnya seperti misalnya jika seseorang bersumpah untuk meninggalkan perkara yang disunnahkan oleh Nabi Muhammad SAW misalnya dia bersumpah untuk tidak sholat dhuha, maka sunnah baginya untuk melanggar sumpahnya tersebut dengan cara dia melaksanakan sholat dhuha dan diwajibkan atasnya untuk membayar kaffroh.
  3. Mubah, terkadang melanggar sumpah itu hukumnya mubah seperti jika seseorang bersumpah untuk meninggalkan perkara perkara yang mubah misalnya seseorang bersumpah untuk tidak memakai baju atau tidak makan sesuatu maka lebih baik dia tidak melanggar sumpahnya demi mengagungkan kalimat Allah SWT yang telah dia gunakan dalam sumpahnya.
  4. Makruh, dan terkadang membatalkan serta melanggar sumpah itu hukumnya makruh misalnya jika seseorang bersumpah untuk meninggalkan perkara perkara yang makruh maka hukumnya makruh untuk dilanggar misalnya seseorang bersumpah untuk tidak mencabut uban maka makruh hukumnya untuk membatalkan sumpahnya tersebut dan jika dia melanggarnya dengan cara mencabut ubannya maka dia wajib untuk membayar kaffaroh dan yang lebih utama dalam hal ini hendaknya dia tetap pada sumpahnya dan makruh untuk melanggarnya .
  5. Harom, serta terkadang seseorang harom untuk melanggar dan membatalkan sumpahnya, seperti jika seseorang bersumpah untuk meninggalkan perkara perkara yang diharomkan, maka harom untuk melanggar sumpahnya tersebut misalnya seseorang bersumpah untuk tidak meminum khamar, maka wajib baginya untuk berpegang teguh pada isi sumpahnya tersebut dan harom atasnya melanggar sumpahnya tersebut akan tetapi jika dia telah melanggarnya maka tetap harus membayar kaffaroh.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Radio Streaming

Buku Karya Al Habib Segaf Baharun,M.H.I

JADWAL STREAMING

UMROH 2018

Video Ceramah

Audio Ceramah

KONTAK KAMI :

Archives