Website Resmi Habib Segaf Baharun

Membunuh karena disuruh? Dosakah?

pembunuhan

Hukum Membunuh Korban Karena Perintah Seseorang

Sedangkan jika pelaku pembunuhan dilakukan oleh pelaku karena perintah dari seseorang maka hukumnya dapat diperinci sebagai berikut :

  • Jika dia dipaksa seseorang untuk membunuh korban maka pelaku maupun orang yang memaksanya harus dihukum qishos, pelaku diqishos karena dia langsung pelakunya sedangkan yang orang memaksanya dihukum qishos dikarenakan dialah penyebab kematiannya, dan dalam hukum qishos pelaku maupun penyebab terjadinya tindak pidana terhadap korban sama sama dihukum qishos .
  • Dan jika orang yang memerintahkan adalah seseorang imam atau hakim dan pelaku tidak mengetahui bahwa dia membunuhnya bukan karena alas an yang dibenarkan dalam agama,maka semua konsekwensi ditanggung oleh imam atau hakim yang menyuruhnya dari mulai hukum qishos ,membayar diyah maupun kaffaroh , karena biasanya perintah dari seorang imam atau hakim tidak memerintahkan kecuali dengan alas an yang dibenarkan dalam syariat sehingga pelaku tidak dikenai sangsi apapun, kecuali jika pelaku tahu bahwa imam atau hakim memerintahkan pelaku untuk membunuhnya bukan dengan alas an yang dibenarkan dalam syariat maka semua kosekwensi dari sangsi atas tindak pidana ditanggung oleh pelaku mulai hukuman qishos membayar diyah dan lain lain, karena dalam syariat islam tidak diperkenankan seseorang melaksanakan perintah dari seorang mahluk sapapun dia jika hal itu dalam kemaksiatan  kepada Alloh swt sebagaimana sabda nabi saw :

(لَا طَاعَةَ لِمَخْلُوْقٍ فِي مَعْصِيَةِ الْخَالِق(رواه احمد)

Yang artinya : tidak boleh mentaati seorang mahluk kalau hal itu dalam hal membangkang perintah Alloh sang pencipta(H.R. Imam Ahmad)

  • Dan jika yang memerintahkannya bukan seorang imam atau hakim yang wajib ditaati akan tetapi rakyat biasa maka segala konsekwensi dari tindak pidana tersebut ditanggung oleh pelaku , karena harusnya dari awal dia sudah tahu bhwa perintahnya tidak harus diikuti dengan begitu seakan dia membunuh korban dengan inisatif dari dirinya sendiri , sedangkan badi orang yang menyuruhnya tidak dikenai hukuman dan hanya menangung juga dosanya karena ikut serta dalam dosa membunuh orang lain .
  • Sedangkan jika yang diperintahkan untuk membunuh korban berupa seorang nak yang belum mumayyiz atau seorang awam yang ajam dan tidak mengetahui bahwa mengikuti perintahnya tidak wajib, maka pelaku tidak dikenai sangsi apapun karena dalam hal ini dia bagaikan alat saja sedangkan segala konsekwensi dari tindak pidana tersebut dari mulai hukuman qishos membayar diyah dan lain lain ditannggung dan dikenakan kepada orang yang memerintahkannya .

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Radio Streaming

Buku Karya Al Habib Segaf Baharun,M.H.I

JADWAL STREAMING

UMROH 2018

Video Ceramah

Audio Ceramah

KONTAK KAMI :

Archives