Website Resmi Habib Segaf Baharun

Diterimakah Taubatnya Orang Yang Melakukan Pembunuhan?

taubat11111

  Ketahuilah bahwa taubatnya seseorang yang pernah melakukan pembunuhan dihukumi sah dan diterima asalkan dia bertaubat dengan taubatun nasuhah dan dia telah menyerahkan dirinya kepada para ahli waris dari si mayyit dan dia menerima dengan keputusan mereka dengan dilakukannya qisos atau memafkannya dengan membayar diyah sebagai gantinya , dengan begitu akan gugur hak Alloh begitu pula hak ahli waris, sehingga tinggal tersisa hak mayyit yang terbunuh, karena hak Alloh swt akan gugur dengan cara dia bertaubat dengan taubatun nasuhah sedangkan hak manusia akan gugur jika dia menyerahkan dirinya kepada ahli waris si mayyit untuk dilaksanakan qisos atau mereka memaafkannya baik dengan membayar diyah atau atau tanpa diyah dan dia telah melakukan keduanya, sedangkan hak mayyit tetap tergantung atasnya hingga hari kiamat, akan tetapi Imam Nawawi RA berkata “bahwasanya Alloh swt pada hari kiamat nanti jika si pembunuh telah melakukan dua hak diatas maka Alloh swt akan menggantikan untuknya kebaikan yang diberikan kepada simayyit sebagai gantinya asalkan dia mau memaafkannya (pembunuhnya) sehingga keduanya akan berdamai dan tidak akan menuntutnya”, Lain halnya jika pelaku tidak bertaubat dan tidak melaksanakan hak dari ahli waris (dengan menyerahkan diri kepada ahli waris dan menerima dengan keputusan mereka antara qisos atau memafkannya) maka tiga hak yang telah disebutkan di atas tetap akan menjadi tanggungannya hingga hari kiamat nanti.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Radio Streaming

Buku Karya Al Habib Segaf Baharun,M.H.I

JADWAL STREAMING

UMROH 2018

Video Ceramah

Audio Ceramah

KONTAK KAMI :

Archives