Ketika Suami Bersumpah Tidak Menggauli Istrinya (Ila’)

hubungan-suami-istri-saat-cerai-dan-talakYang dimaksud dengan ila’ adalah, seorang sua­mi bersumpah untuk tidak menggauli istrinya tanpa batas waktu tertentu atau menyebutkan waktu tertentu di atas 4 bulan, misalnya seorang suami berkata kepa­da istrinya, “Demi Allah aku tidak akan menyetubuhimu atau tidak akan menyetubuhimu selama 5 bulan,” dan ini juga merupakan kebiasaan orang Arab zaman jahiliyah yang biasanya sebelum kesampaian balas dendamnya atau peneguhan niat untuk mencapai suatu tujuan. Orang-orang Arab dulu sering bersum­pah untuk tidak menggauli istrinya sebelum tercapai tujuannya atau sebelum melakukan balas dendam.

Adapun hukumnya haram karena hal itu menyakiti istrinya seakan-seakan menggantung istrinya tanpa adanya kejelasan ditolak atau tidak, sehingga dia menderita karenanya.

Hukuman atas Suami yang Melakukan Ila’

Adapun hukumannya, adalah istri diperintah-kan untuk bersabar sampai berlalunya waktu 4 bulan dari ucapan ila’nya, lalu sang istri menuntut untuk membatalkan sumpahnya dengan melakukan hubungan badan dengannya atau menceraikannya.

Jika dia menceraikannya maka jatuhlah talaq-nya, dan jika dia menyetubuhi istrinya berarti dia melanggar sumpahnya, maka wajib membayar kafarah yaitu memberi makan 10 orang miskin atau memberi mereka pakaian layak dipakai atau memerdekakan budak, dan jika tidak mampu melakukan 3 hal di atas maka berpuasa 3 hari

Leave a comment

Your email address will not be published.

*