Keutamaan Orang Yang Meminjamkan Uang

Di dalam transaksi pinjam meminjam baik uang ataupun barang tidak ada keuntungan yang berkaitan dengan materi atau berupa sebuah servis atau layanan yang didapatkan oleh pemberi pinjaman tersebut, karena kalau demikian maka transaksi itu termasuk kategori riba yang diharamkan, sedangkan keuntungan yang didapatkan oleh sipemberi pinjaman hanyalah berupa pahala yang besar guna memenuhi pundi pundi amal kebaikan kita yang justru untuk itu kita hidup di dunia yang fana ini yaitu untuk mengumpulkan pahala sebanyak banyaknya, adapun keutamaan orang yang memberi suatu pinjaman adalah sebagai berikut :

Allah Swt. berfirman :

وَتَعَاوَنُوْا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوٰى (المائدة : 2(

Artinya: “dan saling tolong menolonglah kalian untuk kebaikan dan ketakwaan”. (QS. Al-Maidah : 2)

Rasulullah Saw bersabda :

مَنْ نَفَّسَ عَنْ اَخِيْهِ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الْقِيَامَةِ (رواه مسلم)

Artinya : “Barang siapa melepaskan kesulitan saudara-nya dari kesulitan dunia maka kelak Allah Swt. akan melepaskannya dari kesulitan pada hari kiamat (HR. Muslim).

Bahkan sebagian ulama berpendapat bahwa memberi hutangan seseorang lebih besar pahalanya dari memberinya shodaqoh dengan dasar Hadits Nabi Saw :

رَأَيْتُ لَيْلَةً أُسْرِيَ بِيْ عَلٰى بَابِ الْجَنَّةِ مَكْتُوْبًا اَلصَّدَقَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا. وَ الْقَرْضُ بِثَمَانِيَةَ عَشَرَ . فَقُلْتُ يَاجِبْرِيْلُ مَا بَالُ الْقَرْضِ أَفْضَلُ مِنَ الصَّدَقَةِ ؟ قَالَ لِأَنَّ السَّائِلَ يَسْأَلُ وَعِنْدَهُ . وَالْمُسْتَقْرِضُ لَا يَسْتَقْرِضُ إِلَّا مِنْ حَاجَةٍ. (رواه ابن ماجه)

Artinya : “Aku melihat ketika sedang melaksanakan isro’ pada pintu syurga tertulis sodaqoh itu pahalanya sepuluh hasanah sedangkan memberi hutangan pahalanya 18 hasanah maka saya berkata kepada jibril “Kenapa memberi hutangan lebih utama dari sodaqoh? maka jibril menjawab “Karena biasanya orang yang minta mintas itu dia masih mempunyai sesuatu untuk menutupi kebutuhannya adapun orang yang berhutang dia tidak berhutang kecuali karena sangat membutuhkannya” (HR. Ibnu Majah)

Walaupun pendapat yang mu’tamad adalah shodaqoh lebih utama dari memberi pinjaman karena dalam pinjaman uang yang dipinjamkan nya akan kembali lain halnya dengan shodaqoh, dan juga karena pahala sodaqoh dapat dilipatkan hingga 700 kali lipatnya sebagaimana hal itu diterangkan dalam Hadits yang lain.

4 Comments on Keutamaan Orang Yang Meminjamkan Uang

  1. Assalamualaikum Ustd.
    Bgmn kalau yang meminjam tidak mengembalikan apalagi jumlahnya besar? Dan yg meminjam itu memaksa hingga pemberi hutang mengorbankan barangnya untuk dijadikan jaminan pinjaman, tp pada akhirnya pemberi hutang harus menebus barang yang dijaminkan

    • waalaikummussalam saudari nur..
      hukumnya Berdosa bagi yang meminjam belum melunasi hutangnya…. Namun jika yang meminjam belum bisa melunasi hutangnya maka harus dia memberikan barang jaminan kepada si pemberi hutang dengan tempo yang baru. dan itu dengan barang miliknya sendiri bukan milik orang lain.

  2. Assalamualaikum pak ustadz,saya ingin tanya, apakah menghutangi kaum non muslim berpahala? trims

    • Waalaikumsalam
      Apabila kita membantu saudara kita yang membutuhkan insya Allah apabila diiringi dengan niat yang baik maka kita akan mendapatkan pahala dari Allah,Karena orang kafir selagi dia tidak mengganggu agama kita mereka adalah saudara kita yng belum diberi hidayah oleh Allah Ta’ala,barang kali sebab kita memberi bantuan kepada mereka akhirnya mereka tertarik dengan agama kita dan menjadi sebab mereka memeluk agama islam,dan ketahuilah bahwasanya harta kita itu bukan sepenuhnya hak kita,mungkin sebagian harta kita ada bagian untuk mereka yang membutuhkan.Wallahua’lam

Leave a comment

Your email address will not be published.

*