Syarat wasiat yang harus dilaksanakan

hukum-wasiat-dalam-islamWasiat si mayit berkaitan dengan harta yang ditinggalkannya, karena itu adalah hak si mayit untuk berwasiat dengan hartanya. Dan tidak boleh untuk dilanggar atau tidak dikeluarkan, asalkan memenuhi dua syarat dibawah ini.
Syarat yang pertama : wasiat itu tidak boleh lebih dari ⅓ dari harta waris, dan jika lebih maka selebihnya tergantung dari kesepakatan ahli waris, jika mereka menyetujuinya maka sah hukumnya jika tidak disetujui maka sah yang ⅓ saja dan yang selebihnya tidak sah, dan jika ada yang menyetujui dan ada pula yang tidak menyetujuinya, Maka yang menyetujuinya diambil haknya dari harta waris untuk melengkapi wasiat si mayit sedangkan yang tidak menyetujuinya tidak dikurangi haknya dari harta waris itu, begitupula dari bagian ahli waris yang mahjur ‘alaih. Syarat yang kedua : wasiat tersebut bukan untuk salah seorang dari ahli waris, dan Jika wasiat tersebut untuk salah satu dari ahli waris atau sebagian dari mereka maka hukumnya sama seperti syarat yang pertama, yaitu keabsahannya tergantung kesepakatan semua ahli waris jika mereka sepakat untuk menyetujui, maka sah wasiat tersebut dan jika mereka tidak sepakat atau tidak menyetujuinya maka tidak sah wasiat tersebut. Adapun jika sebagian menyetujui dan sebagian lagi tidak maka hukumnya adalah yang menyetujuinya diambil haknya dari harta waris untuk melaksanakan wasiat si mayit dan bagi yang tidak menyetujuinya tidak dikurangi haknya dari harta waris itu.

Leave a comment

Your email address will not be published.

*