Website Resmi Habib Segaf Baharun

Terapi menghapus Cinta Dunia

Semua ulama telah sepakat bahwasanya tidak ada jalan menuju kebahagiaan di akhirat nanti kecuali dengan menahan hawa nafsu serta menentangnya. Meyakini hal ini hukumnya adalah wajib. Dan tidak mungkin seseorang dapat melawan hawa nafsunya serta menentangnya kecuali dengan cara mengetahui konsep Nabi dalam hal itu dan mengetahui cara bagaimana mengekang hawa nafsu serta menundukkannya.

Dan tujuan daripada mujahadah serta menerapi jiwa, supaya manusia tidak terlalu kelewatan dalam bersenang-senang dengan sesuatu yang tidak ada di dalam kuburannya kelak kecuali dengan kadar darurat dan menggunakannya serta mengkonsumsinya hanya sebatas kebutuhan saja. Baik dalam makanan, pernikahan, pakaian, tempat tinggal meupun tuntutan kehidupan lainnya. Karena jika seseorang membiasakan diri menyenangi sesuatu dan terbiasa akan sesuatu itu, maka dia akan condong kepadanya dan bisa tunduk selalu mengikutinya serta merasa telah menyatu dengannya. Sehinga ketika dia meninggal nanti, maka dia akan berharap mengulangi lagi kehidupan dunia karena sebab dia telah mencintainya. Dan tidak mungkin ada seorang pun yang berangan-angan ingin kembali lagi ke dunia kecuali bagi mereka yang tidak ada nasib yang baik di akhirat.

Sedangkan cara mengatasinya supaya tidak timbul cinta dan kecondongan pada dunia serta mengikuti hawa nafsu adalah dengan menyibukkan hati untuk berdzikir kepada Allah SWT dan mengetahui konsep-konsep yang diajarkan Nabi serta selalu bertafakkur dengan segala hal yang terjadi. Karena para manusia dengan cinta dunia tidak akan terlepas daripada empat hal di bawah ini:

Yang pertama, seseorang yang menyibukkan hatinya untuk berdzikir kepada Allah SWT sehingga sama sekali dia tidak menoleh kepada dunia kecuali yang dibutuhkannya saja. Orang yang semacam ini disebut dengan shiddiqin. Dan tidak mungkin akan mencapai derajat ini kecuali dengan terapi jiwa dan mujahadah yang panjang yang penuh dengan kesabaran dan meninggalkan berbagai macam tuntutan hawa nafsu.

Yang kedua, seseorang yang diliputi dengan cinta dunia dan cinta dunia itu telah merasuk kedalam hatinya, sehingga tidak tersisa lagi baginya sela waktu untuk berdzikir kepada Allah SWT dan sama sekali tidak condong serta menoleh kepada akhiratnya terkecuali hanya lintasan saja yang sama sekali tidak akan diterapkannya. Maka manusia semacam ini termasuk golongan manusia yang akan binasa di akhirat. Semoga kita terlindung dari golongan tersebut.

Yang ketiga, seseorang yang menyibukkan diri dengan agama dan dunia sekaligus, akan tetapi lebih condong kepada agamanya. Maka orang semacam ini pasti dia akan masuk ke dalam neraka dan tidak akan selamat dari neraka tersebut dengan cepat kecuali jika kecondongan pada akhiratnya lebih kuat di dalam hatinya.

Sedangkan yang keempat adalah seseorang yang sibuk dengan keduanya, akan tetapi kecondongan kepada dunia lebih kuat di dalam hatinya. Maka yang semacam ini juga tidak akan terlepas daripada api neraka. Hanya saja keberadaannya di neraka lebih lama. Akan tetapi karena di dalam hatinya terdapat kekuatan dan unsur kalimat لا إله إلا الله maka dia mustahil untuk kekal di dalam neraka.

Semoga kita semua juga dilindungi dari golongan ketiga dan keempat ini. Amin ya Rabbal ‘alamin…

2 Comments

  1. Muhammadfikri's Gravatar Muhammadfikri
    November 2, 2016    

    Sy ga paham yg nomor ketiga Habib , syukron

    • habibsegaf's Gravatar habibsegaf
      November 2, 2016    

      Yang ketiga, seseorang yang menyibukkan diri dengan agama dan dunia sekaligus, akan tetapi lebih condong kepada agamanya. Maka orang semacam ini pasti dia akan masuk ke dalam neraka dan tidak akan selamat dari neraka tersebut dengan cepat kecuali jika kecondongan pada akhiratnya lebih kuat di dalam hatinya.
      Dikatakan semacam itu dikarenakan seseorang tersebut telah terlanjur sibuk kepada dunia. Walaupun sebenarnya ia lebih condong kepada akhiratnya, akan tetapi kesibukannya dalam mencari dunia dapat merusak agamanya, contohnya mengorbankan agamanya demi kepentingan dunianya.
      admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Radio Streaming

Buku Karya Al Habib Segaf Baharun,M.H.I

JADWAL STREAMING

UMROH 2018

Video Ceramah

Audio Ceramah

KONTAK KAMI :

Archives