Hukum Mendirikan Dua Sholat Jum’at Atau Lebih Dalam Satu Tempat

Tidak boleh mendirikan lebih dari satu sholat jum’at dalam satu tempat. Kecuali dalam tiga masalah berikut ini:

  1. Jika satu masjid yang ada tidak dapat memuat mereka semua karena banyaknya penduduk dikota atau tempat itu, maka boleh mendirikan dua Jum’at atau lebih tergantung kebutuhan mereka.
  2. Jika para jama’ah dari dua masjid itu tidak akur dan saling bermusuhan sekiranya dikumpulkan dalam satu masjid akan terjadi pertumpahan darah dan lain-lain.
  3. Jika jarak antara satu masjid dengan masjid yang lain berjauhan sekiranya para jama’ah masjid yang lainnya tidak dapat mendengar suara adzan yang dikumandangkan dari ujung desa atau kota itu, maka kalau terjadi yang demikian masing-masing jama’ah dari dua masjid itu boleh mendiri-kan sholat Jum’at sendiri-sendiri.

Dan selain dari tiga masalah tersebut diatas maka tidak boleh mendirikan sholat Jum’at lagi satu kota/desa dan jika didiri-kan dua Jum’at atau lebih dalam satu tempat padahal hal itu bukan termasuk dari salah satu dari tiga masalah tersebut diatas maka hukumnya diperinci sebagai berikut.

  1. Jika kedua imam jama’ah dari dua sholat Jum’at tersebut bersamaan dalam mengucapkan ro dari takbirotul ihrom أكبر maka kedua sholat Jum’at itu dua-duanya batal dan wajib atas mereka berkumpul dan bersatu dalam satu masjid untuk mendirikan Jum’at lagi dari awal.
  2. Jika imam salah satu dua sholat Jum’at itu ada yang mendahului imam sholat Jum’at lainnya dalam meng­ucapkan ro’ dari takbirotul ihrom, maka sholat jum’at dari imam yang lebih dahulu mengucapkan ro’ dari takbirotul ihrom dihukumi sah, sedangkan sholat jum’at dari imam yang terlambat dalam mengucapkan ro’ dihukumi batal Jum’at mereka dan wajib atas mereka semua untuk melaksanakan sholat dzuhur bukan sholat Jum’at karena sholat jum’at sudah dilaksanakan oleh jama’ah yang dianggap sah.
  3. Kalau kita ragu apakah kedua imam itu bersamaan dalam mengucapkan Ro’ atau ada yang lebih dahulu. Maka kalau terjadi yang demikian maka wajib atas kedua jama’ah dari dua sholat jum’at tersebut untuk berkumpul lagi disuatu tempat untuk melaksanakan Jum’at baru dari awal secara bersama-sama.
  4. Jika diketahui salah satu imam dari dua sholat jum’at itu ada yang lebih dahulu dalam mengucapkan Ro’ dari الله أكبر Akan tetapi tidak diketahui imam dari sholat jum’at yang mana yang lebih dahulu? maka kalau terjadi yang demikian wajib atas dua jama’ah dari dua sholat jum’at itu untuk melaksanakan sholat dzuhur semua, karena sholat Jum’at hanya dilaksanakan satu kali dan sudah dilaksanakan dengan sah akan tetapi karena tidak diketahui yang mana yang lebih dahulu maka mereka semua harus melaksanakan sholat dzuhur.
  5. Jika diketahui salah satu imam dari dua jama’ah sholat Jum’at tersebut ada yang lebih dahulu dalam mengucap­kan Ro’ akan tetapi kemudian terlupakan oleh yang mengetahuinya bahwa imam dari jama’ah sholat jum’at yang mana yang lebih dahulu tadi? maka jika terjadi yang demikian mereka juga wajib sholat dzuhur karena Jum’at sudah dilaksanakan dengan sah cuma karena terlupakan dan tidak diketahui selanjutnya imam dari jama’ah sholat jum’at yang mana yang lebih dahulu dari dua imam itu maka mereka semua wajib untuk melaksanakan sholat dzuhur.

1 Comment on Hukum Mendirikan Dua Sholat Jum’at Atau Lebih Dalam Satu Tempat

  1. abdulqadir rieflah // November 29, 2016 at 3:43 pm // Reply

    assalamualaikum ya habib, di tempat saya ada dua masjid yg berjarak -/+ 300 meteran dan masing² masjid pakai speaker; apabila saya termasuk dalam jamaah yg takbiratul ihramnya belakangan harus sholat zhuhur

Leave a comment

Your email address will not be published.

*