Hukum Nikahnya Wanita Janda yang Belum Baligh

kahwin

Hukum Nikah Wanita Janda

Yang dimaksudkan dengan janda adalah setiap wanita yang sudah kehilangan keperawanannya karena jima’ atau bersetubuh, baik dengan hubungan badan yang halal atau haram karena berzina atau karena jima’ syubhah, yaitu menyetubuhi wanita yang dia kira istrinya, ternyatabukan. Maka wanita tersebut oleh agama dikatagorikan janda atau tidak perawan.

Sedangkan cara nikahnya adalah, jika dia masih kecil atau belum sampai batas baligh (belum haid, tidak pernah bermimpi hingga mengeluarkan sperma, atau belum genap berumur 15 tahun) maka tidak sah nikahnya sampai ada tanda baligh pada dirinya walau­pun wali nikahnya adalah ayah atau kakeknya.

Dan jika dia sudah baligh (dewasa)maka boleh dinikahkan oleh walinya dengan syarat mendapatkan persetujuan dan izinnya, dan tidak cukup diam sebagai tanda persetujuannya, tetapi harus ada penegasan darinya dengan ucapan yang jelas bahwa dia mau dan setuju menikah dengan laki-laki calon suaminya, karena dia lebih tahu lelaki mana yang lebih baik baginya karena dia sudah pernah berkumpul dan besetubuh dengan laki-laki sebelumnya.

 

Leave a comment

Your email address will not be published.

*