Siapakah yang berhak mengasuh anak setelah bercerai ?

imagesPada umumnya seorang anak diasuh oleh bapak dan ibunya, akan tetapi jika teijadi perceraian antara pasangan suami istri tersebut maka yang paling berhak mengasuh anak tersebut adalah ibu kandungnya sendiri selama dia tidak kawin lagi dengan selain mahromnya si anak tersebut, misalnya dia kawin dengan suaminya (paman anak tersebut), maka jika dia kawin dengan mahram si anak tetap hak mengasuhnya, dan jika dia kawin dengan selain mahram anak itu maka berpindah haknya kepada ayahnya. Dan jika salah satu suami istri meninggal maka yang paling berhak mengasuhnya adalah orang-orang di bawah ini secara berurutan:
1. Ibu kandungnya sendiri
2. Nenek dari Ibunya
3. Ayah kandungnya
4. Nenek dari ayahnya
5. Saudara anak itu, dan yang kandung lebih berhak dari yang bukan kandung, dan yang perempuan lebih berhak dari yang laki-laki
6. Bibi dari ibunya
7. Anak perempuan dari saudara anak itu
8. Bibi dari ayahnya
9. Anak bibi

F. Waktu untuk Mengasuh Seorang Anak
Waktu mengasuh seorang anak sampai ke batas umur tamyiz yaitu (bisa makan sendiri, minum sen¬diri, dan cebok sendiri) biasanya berumur 7 tahun, dan nafkah selama itu menjadi tanggungan ayahnya lalu setelah itu, anak tersebut diberi pilihan antara tinggal bersama ayah atau bersama ibunya. Jika memilih ayahnya makan sang ayah tidak boleh mencegah ibu anak tersebut untuk mengunjunginya dan jika ia memilih ibunya maka pada siang hari harus diserahkan kepada ayahnya untuk dididik dan diberi pelajaran.

Leave a comment

Your email address will not be published.

*