Jumlah Harta Warisan untuk Saudara Perempuan Kandung

wanitaSaudara perempuan kandung si mayit berhak mendapatkan ½ harta si mayit jika memenuhi syarat dibawah ini:
a. si mayit tidak mempunyai fara’ waris (anak dan cucu baik laki-laki maupun perempuan), dan jika ada salah satu fara’ waris maka hukumnya diperinci sebagai berikut, jika laki-laki maka dia mahjub, dan jika perempuan satu atau lebih maka dia berhak mendapatkan harta waris dengan cara asobah yaitu mengambil sisa dari pengambilan ahli fard yang ada.
b. Tidak ada ayah si mayit, dan jika ada ayah si mayit maka dia mahjub tidak dapat apa-apa karena ayah menjadi perantaranya dalam mendekati si mayit. Sedangkan qoidah berkata “jika seorang ahli waris ada hubungan kerabat dengan mayit lewat perantara sedangkan perantara itu masih hidup maka perantara tersebut menghajibnya (mencegahnya dari mendapatkan harta waris).
c. Tidak ada muassib, dan jika ada muassib yaitu saudara
lelakinya sekandung maka dia berhak mendapatkan harta waris dengan cara asobah, dan saudara laki-laki berhak mendapatkan dua bagian saudara perempuan.
d. Tidak ada mumatsil, dan jika ada mumatsil yaitu saudari perempuan sekandungnya, baik satu atau lebih maka mereka barhak mendapatkan ⅔ harta waris.
e. Tidak ada kakek, dan jika ada kakek maka mereka
mendapatkan secara asobah sebagaimana akan diterangkan dalam babnya.

Leave a comment

Your email address will not be published.

*