Website Resmi Habib Segaf Baharun

Tips Jitu Agar Tidak Banyak Bicara

Obat yang sangat mujarab untuk mengatasi banyak berbicara adalah hendaknya dia selalu sadar dan meyakini bahwasanya yang namanya kematian itu datangnya tiba-tiba sehingga bisa jadi kematian nya itu dating sebelum dia bertaubat, bisa jadi datang kematian itu sebelum dia bersiap-siap, dan dia harus tahu bahwasanya nanti dia akan dimintai pertanggung jawaban atas setiap kalimat yang telah diucapkannya.

Karena sesungguhnya seorang manusia itu tidak harus berbicara, maka jika harus berbicara maka berbicaralah dengan kadar seperlunya saja. Tapi biasanya seseorang itu tidak puas kalau berbicara sekadarnya saja, sehingga umumnya manusia itu berbicara panjang padahal tidak harus begitu. Itupun kalau memang harus berbicara hanya saja dia panjang lebar merincinya itu dianggap tidak baik karena membuang sesuatu yang paling berharga yaitu waktunya, apalagi jika ucapan itu memang tidak dibutuhkan seperti hanya ngobrol ngalor ngidul nggak ketahuan juntrungnya maka hal ini lebih parah.

Dengan cara harusnya dia mengetahui dan meyakini lidahnya itu diciptakan untuk menjaring pahala yang banyak dengan cara berdzikir kepada Allah SWT sehingga hal itu akan menambah jumlah bidadari yang akan kita dapatkan kelak di surga, dengan berbicara yang tidak ada artinya maka berarti dia termasuk orang yang rugi dengan kerugian yang sangat besar karena membuang cuma-cuma kesempatan yang ada.

Padahal setiap nafas yang dihirupnya merupakan modal utama yang Allah SWT berikan kepadanya yang seharusnya dia jadikan kesempatan untuk meraih ridhonya dan sangat mahal harganya karena tidak dapat dinilaikan dengan uang berapapun jumlahnya, dan sesuatu yang sangat mahal harusnya digunakan untuk sesuatu yang nilainya tinggi disisinya.

Sebagaimana telah disebutkan dalam suatu riwayat hadits bahwasanya jika telah tiba saatnya seseorang meninggal dunia, maka dia akan mencari satu nafaspun di dunia ini tidak akan mendapatkan. Dan kalau seumpama seluruh manusia ingin memberikan satu nafas kepadanya maka dipastikan mereka tidak akan mampu memberikannya. Oleh karenanya pantas jika Allah SWT berfirman di dalam Al-Qur’an:

قال الله تعالى : فَإِذَا جَآءَ أَجَلُهُم لَا يَستَـأخِرُونَ سَاعَةً۬‌ۖ وَلَا يَستَقدِمُونَ (النحل : 61)

Tatkala sudah tiba ajal seseorang maka tidak dapat dia mengakhirkannya atau memajukannya. (Q.S. An-Nahl:61)

Inilah di antara obat yang sangat bermanfaat untuk mencegah seseorang berbicara dengan suatu ucapan yang tidak berguna dari segi konsepnya dan teorinya.

Adapun dari segi praktek ataupun ibadahnya maka jalan yang paling bermanfaat dan mujarrob adalah dengan cara melakukan uzlah (menjauh daripada manusia).

Atau dengan cara lain dengan melakukan seperti yang dilakukan oleh Sayyidina Abu Bakar As-Siddiq, yaitu dengan cara meletakkan batu di dalam mulutnya. Sehingga dia akan enggan untuk berbicara kecuali seperlunya saja begitupula diantara obatnya yang ampuh dengan cara mencatat setiap ucapan yang diucapkannya, kemudian mengevaluasinya nanti pada malam harinya. Dengan begitu dia tidak akan mudah untuk berbicara dengan ucapan yang tidak ada manfaatnya.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Radio Streaming

Buku Karya Al Habib Segaf Baharun,M.H.I

JADWAL STREAMING

UMROH 2018

Video Ceramah

Audio Ceramah

KONTAK KAMI :

Archives