Website Resmi Habib Segaf Baharun

Menjadi orang yang Qona’ah

   Qona’ah adalah sifat yang menerima dengan  apa adanya, baik terkait dengan pakaian, makanan,minuman, tempat, kendaraan, istri,rumah, dan lain sebagainya.Akan tetapi, qona’ah itu sendiri hanya terkait dengan urusan dunia dan tidak terkait dengan urusan akhirat. Seorang yang sholeh dia akan bersifatkan qona’ah dalam urusan dunianya, akan tetapi mereka tidak mempunyai sifat qona’ah dalam urusan akhirat.Dengan kata lain, kalau urusan akhirat, mereka tidak menerima dengan apa adanya, akan tetapi mereka menginginkan lebih daripada apa yang mereka dapatkan, bahkan termotivasi untuk selalu menambah kebaikannya, karena selalu mengingat haditsNabi y yang berbunyi:

مَنْ كَانَ يَوْمُهُ مِثْلَ أَمْسِهِ فَهُوَ مَغْبُوْنٌ وَمَنْ كَانَ يَوْمُهُ شَرًّا مِّنْ أَمْسِهِ فَهُوَ مَلْعُوْنٌ  ومنْ كَانَ يَوْمُهُ خَيْرًا مِّنْ أَمْسِهِ فَهُوَ رَابِحٌ (الطبراني)

“Barang siapa yang harinya seperti hari kemarin, maka dia adalah orang yang rugi. Dan barang siapa harinya yang lebih jelek dari hari kemarin, maka dia adalah orang yang dilaknat. Dan barang siapa yang harinya lebih baik dari kemarin, maka dia adalah orang yang beruntung.” (HR. Ath-Thabrani)

Sehingga dengan sifat qona’ah tersebut, seorang yang sholeh itu tidak pernah menampik makanan yang dihidangkan, begitu pula minuman serta pakaian, dan apapun yang terkait dengan kebutuhan sehari-hari.Mereka bahkan mensyukuri dengan apa yang telah dianugerahkan kepadanya.Karena pada hakikatnya, maksud dan tujuan sebenarnya dari makan dan minum serta berpakaian adalah sudah kita dapatkan dengan apapun bentuknya, meskipun dibawah standar yang kita dapatkan.

Misalnya tujuan makan dan minum adalah kenyang dan menghilangkan kehausan.Bukankah dengan makan nasi saja tanpa lauk-pauk, kita dapatkan rasa kenyang tersebut?Bukankah dengan meminum air, maka akan hilang rasa haus kita?Bahkan yang demikian itu lebih baik bagi kesehatannya, karena jika bertambah lauk-pauknya apalagi berlebihan, maka akan menyebabkan suatu penyakit pada dirinya.Begitu pula jika minuman yang dia minum terdiri dari jus-jusan ataupun minuman-minuman kalengan, itu akan menyebabkan sebuah penyakit pada dirinya.

Sehingga benar yang mengatakan bahwa sifat qona’ah itu adalah penyebab utama mendapatkan kesehatan. Begitu pula dalam pakaian yang kita gunakan.Bukankah maksud tujuannya adalah menutup aurat dan menghindarkan badan dari rasa panas serta rasa dingin?Bukankah pakaian apapun yang kita gunakan dapat menyampaikan kita pada tujuan utama dari berpakaian?Itulah yang dirasakan oleh orang-orang yang bersifat qona’ah, sehingga mereka bersyukur pada Allah l atas karunia terkait dengan itu semua.Bahkan merasakarunia tersebuttelah lebih daripada cukup.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Radio Streaming

Buku Karya Al Habib Segaf Baharun,M.H.I

JADWAL STREAMING

UMROH 2018

Video Ceramah

Audio Ceramah

KONTAK KAMI :

Archives