Website Resmi Habib Segaf Baharun

Waspadai godaan Setan

Seorang yang sholeh akan selalu waspada dengan godaan setan, karena mereka berkeyakinan bahwasanya setan adalah makhluk Allah yang memang diciptakan untuk menjerumuskan manusia, supaya berada didalam keadaan yang dimurkai oleh Allah l.Sesuai dengan sumpah iblis ketika diturunkan dari surga:

قَالَ فَبِعِزَّتِكَ لَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ (ص : 82)

Iblis menjawab, “Demi kekuasaan-Mu! Aku akan menyesatkan mereka semuanya.”.” (QS. Shaad : 82)

Artinya, tidak akan dibiarkan mereka melaksanakan satu kebaikanpun, supaya banyak sebab-sebab yang memasukkan mereka ke dalam neraka dan dapat menemani mereka abadi didalamnya. Itulah misi dan visi setan.Oleh karena itu, mereka tidak akan membiarkan satu kesempatanpun yang mereka ketahui dari seorang manusia, kecuali mereka pasti akan menghadangnya.Bahkan ketika kita sedang tidur dan istirahat, maka ketahuilah bahwasanya setan tidaklah istirahat dan terus akan mengganggu kita,baik melalui mimpi, hayalan, dan lain sebagainya.

Maka, sebagaimana iblis setiap saat dan setiap waktu selalu berusahaserta mencari-cari kesempatan untuk mengelabui dan menggoda manusia, begitu juga orang sholeh yang mengetahui dengan tipuannya akan selalu waspada dari godaan dan tipuan setan.Dan tidak mungkin seseorang itu akan lepas dari tipuan dan godaannya, kecuali bagi mereka yang begitu mengenal ilmunya Nabi  dan mempelajarinya.

Karena Nabi  dengan ilmu agama ini menyingkap segala misteri dan menyingkap segala tipuan dan propaganda yang dilakukan oleh setan untuk menjerumuskan manusia. Iblis itu sendiri mempunyai sebuah kekuasaan dan kerajaan,atasan dan bawahan, serta selalu mengukur prestasi dari mereka dan memberikan hadiah bagi yang paling berhasil diantara setan yang berhasil untuk mengelabui manusia.

Sebagaimana disebutkan Nabi  dalam hadits berikut ini:

عَنْ جَابِر قَالَ : قَالَ رَسُولُ الله صَلَّى اللهُ عَلَيْه وَسَلَّم: إنَّ إِبْلِيْس يَضَعُ عَرْشَهُ عَلَى الْمَاء, ثُمَّ يَبْعَثُ سَرَايَاهُ فَأَدْنَاهُمْ مِنْهُ مَنْزِلَةً أَعْظَمُهُمْ فِتْنَةً يَجِيْءُ أَحَدُهُمْ فَيَقُوْلُ فَعَلْتُ كَذَا وَكَذَا فَيَقُولُ مَا صَنَعْتَ شَيْئًا قَالَ ثُمَّ يَجِيْءُ أَحَدُهُم فَيَقُولُ مَا تَرَكْتُهُ حَتى فَرَّقْتَ بَيْنَهُ وَبَينَ امْرَأَتِه قاَلَ فَيُدْنِيْه مِنْهُ وَيَقُولُ نِعْمَ أَنْتَ. (رواه مسلم)

“Sesungguhnya iblis telah meletakkan kerajaannya di atas air, dan selalu mengutus pasukan-pasukannya. Maka yang paling dekat kedudukannya dengan iblis adalah yang paling banyak dapat menfitnah manusia.Sehingga datang salah satu diantara mereka menghadap kepadanya, dan berkata,“Aku telah melakukan ini dan itu.”Maka si iblis berkata padanya, “Kamu belum melakukan sesuatu apapun.”Kemudian datang lagi yang lainnya dan berkata padanya,“Aku tidak membiarkannya, sehingga aku memisah antara dirinya dan istrinya.” Maka berkata iblis kepadanya sambil memeluknya, “Sebaik-baik pasukanku adalah engkau.” (HR. Muslim)

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Radio Streaming

Buku Karya Al Habib Segaf Baharun,M.H.I

JADWAL STREAMING

UMROH 2018

Video Ceramah

Audio Ceramah

KONTAK KAMI :

Archives