Website Resmi Habib Segaf Baharun

Hukum Nikah Seorang Banci

     Seorang banci adalah seorang yang mempunyai dua alat reproduksi sekaligus atau satu alat yang tidak sama dengan alat kelamin pria atau wanita sedang hukum nikahnya tidak sah sampai benar-benar terbuk­ti kelelakiannya atau kewanitaannya.

Adapun tanda-tanda yang membuktikan seo­rang banci itu pria atau wanita adalah sebagai berikut, jika dia mempunyai dua alat kelamin sekaligus maka hukumnya sebagai berikut, jia dia mengeluarkan sper­ma dan kencing dari alat kelamin laki-laki saja maka dihukumi pria.

Dan jika dia hamil atau mengeluarkan darah haid, sperma dan kendng dari alat kelamin wanita saja maka dia dihukumi wanita. Dan jika dia mengeluarkan sperma, kencing dan lain-lain tersebut dari dua alat kelamin sekaligus, maka dilihat dari alat kelamin mana dulu dia mengeluarkannya, jika yang mengeluarkan pertama kali adalah alat kelamin pria berarti dia seorang pria, dan jika alat kelamin wanita yang pertama mengeluarkannya maka dia dihukumi wani­ta. Dan jika dia hanya mempunyai satu alat kelamin yang tidak sama dengan alat kelamin pria dan alat kelamin wanita maka tandanya adalah sebagai berikut, jika dia hamil atau mengalami menstruasi maka dia dihukumi seorang wanita, dan jika tidak hamil dan haid dilihat dari kecondongan syahwat dan gairahnya, jika dia syahwat bergairah kepada laki-laki berarti dia wanita dan jika syahwat bergairah kepada wanita berarti dia laki-laki.

Dan selama tidak terbukti kelelakian atau kewanitaannya tidak boleh menikah baik sebagai istri maupun suami, dan bukan merupakan suatu tanda membesarnya payudara, keluarnya air susu, tumbuhnya bulu jenggot atau bilangan tulang rusuk dan lain-lain

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Radio Streaming

Buku Karya Al Habib Segaf Baharun,M.H.I

JADWAL STREAMING

UMROH 2018

Video Ceramah

Audio Ceramah

KONTAK KAMI :

Archives