Website Resmi Habib Segaf Baharun

Percaya pada Mimpi?

   Tidak ada sesuatu yang kebetulan yang Allah tentukan bagi seorang manusia, termasuk mimpi seseorang yang dialaminya dialam bawah sadar atau dalam alam tidur.Karena jika seumpama mimpi itu bukanlah semua benar, maka tidak mungkin Allah  akan  memberikan mu’jizat pada Nabi Yusuf  berupa ta’bir atau arti darisetiap mimpi. Begitu pula orang-orang yang sholeh dan para wali sangat mengerti dengan arti mimpi.

Oleh karena itu, orang-orang sholeh percaya dengan suatu mimpi dan benar-benar menerapkan serta melaksanakan perintah Nabi yterkait dengan mimpi.Dimana Nabi mengajarkan,jika kita bermimpi dengan mimpi yang baik maka hendaknya tidak bercerita, kecuali pada mereka yang mencintai kita serta bersyukur pada Allah atas mimpi tersebut,juga tidak tertipu dengannya, sebagaimana perkataan Imam Malik terkait dengan mimpi :

تَسُرْ وَ لَا تَغُرْ

“Bergembiralah! Akan tetapi jangan tertipu dengannya.”

Karena sebuah mimpi yang baik itu bukanlah suatu pertanda bahwa kita adalah seorang yang sholeh atau dekat dengan Allah , akan tetapi patut untuk dijadikan kabar gembira yang menguatkan keimanannya.Karena memang Nabi  menjelaskan dalam haditsnya bahwasanya mimpi-mimpi seseorang terutama di akhir zaman, termasuk mu’jizat Nabi yang masih tersisa. Artinya, banyak mimpi-mimpi yangakan menjadi kenyataan seperti yang diimpikannya. Maka dengan sebuah mimpi, seseorang boleh merasa gembira dengan mimpi tersebut, akan tetapi hendaknya dia tidak menceritakannya, kecuali pada orang yang mencintainya dan senang mendengarnya.

Adapun jika dia bermimpi dengan mimpi yang tidak baik, maka Nabi telah menjelaskan supaya dia meminta perlindungan pada Allah dari setan dan berkata:

أَعُوذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيطَانِ الرَّجِيم

Lalu menoleh kesebelah kirinya kemudian meludah sebanyak tiga kali(seperti orang yang meludah, akan tetapi tidak keluar ludahnya.) Berapa banyak di antara mereka para Salafussholihin yang mereka mengambil hikmah dan pelajaran daripada mimpi yang mereka impikan. Di antaranya sebagai berikut :

  • Berkata Malik Bin Dinar ,”Pernah aku bermimpi Musrif Bin Yasar  dalam tidurku, lalu aku bertanya kepadanya, “Apa yang Allah lakukan terhadapmu?”Kemudian dia menjawab, “Demi Allah!Setelah kematianku, aku melihat banyak hal yang sangat menakutkan dan kejadian-kejadian yang sangat menghawatirkan.”
  • Berkata Ibrahim At-Taimi , “Aku pernah memimpikan Musa Bin Mahron setelah meninggalnya, maka aku katakan kepadanya, “Apa yang Allah lakukan kepadamu?”Maka dia menjawab, “Aku telah dihisab olehnya setelah aku meninggal, dalam keadaan aku pernah memakan makanan pejabat.”
  • Berkata seseorang yang sholeh, “Aku pernah bermimpi Hasan Bin Dzakwan setelah meninggalnya setahun, lalu aku katakan padanya,”Apakah yang Allah perlakukan kepadamu?”Maka dia menjawab, “Aku sampai kini masih tertahan dari segala kenikmatan, karena sebab satu jarum yang aku pinjam dan aku belum sempat mengembalikannya.”Maka aku bertanya lagi kepadanya,”Wahai saudaraku!Kuburan siapa yang paling terang?”Kemudian dia menjawab, “Kuburan daripada orang-orang yang sabar ketika tertimpa musibah didunia.”
  • Berkata Abdullah Bin Mubarak ,”Jikaseorang yang sholeh itu melihat suatu mimpi yang menakutkan atau tidak baik, maka tujuannya atau hikmahnya supaya dia tambah taat dalam beribadah, dan menjauh dari segala macam maksiat.Sedangkan sebaliknya, kadang-kadang ada orang yang tidak baik dan bermimpi dengan mimpi yang baik, maksudnya supaya dia berada dimaqom istidroj, yaitu dipancing oleh Allah supaya dia tambah banyak dosanya dan terjerumus ke dalam kenistaannya.”
  • Berkata seseorang kepada Robi’ Bin Khoitsam , “Aku memimpikanmu dalam tidur, seakan-akan engkau termasuk ahli neraka.”Maka setelah mendengar cerita mimpi orang tersebut kepadanya, dia tidak lagi pernah tidur malam. Ketika ditanyakan yang demikian itu, maka dia menjawab, “Telah mencegahku untuk tidur pada malam hari, karena ketakutanku untuk dimasukkan kedalam neraka.”
  • Berkata seseorang kepada Ala’ Bin Ziyad, “Aku telah melihat engkau sedang melangkah dan berjalan kedalam surga,” Maka dia menjawabnya, “Apakah iblis tidak mendapatkan seseorang yang mengejek orang lain, selain diriku?Dan apakah iblis yang mengejek seseorang yang lebih hina didalam matanya dariku?Sehingga engkau mau dijadikan sebagai utusannya untuk menjerumuskanku?”
  • Berkata Hausyab kepada Malik Bin Dinar , “Aku bermimpi seakan-akan ada seruan dari atas sana, “Pergilah!Pergilah!Serta bersiaplah!” Padahal aku tidak melihat seorangpun yang pergi dan bersiap, kecuali Muhammad Bin Wasi’.”Maka tatkala mendengar cerita mimpi tersebut, pingsanlah Malik Bin Dinar karenanya.
  • Datang seseorang kepada Sayyidina Umar Bin Abdul Aziz, menceritakan tentang mimpinya, bahwasanya dia bermimpi seakan-akan kiamat telah Lalu ada seruan dari yang berseru dengan suara yang sangat keras,”Mana fulan?!Dan mana fulan?!”Kemudian mereka semua dihisab dan dibawa menuju ke api neraka, lalu kemudian ada seruan,”Dimanakah Umar Bin Abdul Aziz?”Kemudian didatangkan dirinya,lalu dihisab, dan dia selamat, serta dimasukan kedalam surga. Tatkala temannya bercerita dengan cerita tersebut kepada Umar, ketika sampai cerita mimpinya, ia berkata,”Dimanakah Umar Bin Abdul Aziz?”Maka disaat itulah dia kemudian pingsan karenanya, sehingga dia memanggil-manggil dirinya, bahkan mendekatkan mulutnya ketelinganya, akan tetapi dia tidak bangun juga,sampai akhirnya dia tidakmendengarkan keterusan cerita mimpi dari gurunya tersebut.

Kesimpulannya, bahwasanya mimpi itu adalah isyarat yang mempunyai arti yang bisa diambil hikmah dan dipetik pelajarannya supaya kita lebih baik lagi, dan itu merupakan sebuah rahmat dari Allah .

Maka bersyukurlah pada Allah , akan tetapi jangan tertipu karenanya.Dan jika kita bermimpi yang tidak baik, maka hendaknya kita harus berhati-hati dan mawas diri.Karena bisa jadi memang begitu kejadiannya, sehingga dia lebih giat lagi untuk beribadah dan kembali kepada-Nya.

Semoga kita semua termasuk yang diberi karunia oleh Allah  berupa mimpi yang baik dan dihindarkan dari mimpi-mimpi yang buruk. Aamin Ya Robbal ‘Alamiin…

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Radio Streaming

Buku Karya Al Habib Segaf Baharun,M.H.I

JADWAL STREAMING

UMROH 2018

Video Ceramah

Audio Ceramah

KONTAK KAMI :

Archives