Website Resmi Habib Segaf Baharun

Cara Mengatasi Syahwat Perut

Ketahuilah bahwasannya diantara hal yang paling membinasakan dan menjerumuskan manusia adalah syahwat yang berkaitan dengan perut. Karena syahwat perut itulah yang menyebabkan Nabi Adam AS dan istrinya, Sayyidatuna Hawa diusir dan dikeluarkan dari surga tatkala keduanya dilarang untuk memakan buah dari pohon khuldi sehingga keduanya tergoda untuk memakannya dan akibatnya dia terusir dari surga-Nya.

Dan perut manusia adalah sumber dari segala malapetaka, sumber dari berbagai macam syahwat, sumber dari segala macam sifat yang tidak baik. Karena biasanya tatkala seseorang itu sudah memenuhi syahwat perutnya, maka akan diikuti dengan syahwat-syahwat yang lainnya seperti syahwat kemaluannya. Lalu setelah itu akan tampak darinya syahwat-syahwat yang lainnya. Seperti ketika sudah terlampiaskan syahwat yang terkait dengan perempuan atau sudah tampak darinya, maka dia membutuhkan harta dan kedudukan untuk mendapatkannya. Maka timbullah syahwat kepada harta dan jabatan. Lalu setelah tampak kepadanya harta dan jabatan, maka akan berlaku pada dirinya persaingan, permusuhan, saling iri dan dengki. Dan kemudian tampak darinya sifat riya’, ingin memperbanyak harta benda dan sifat sombong yang kemudian membawa dirinya untuk memberlakukan iri, dengki, permusuhan dan lain sebagainya. Semua itu berangkatnya dari syahwat perut yang dibiarkan. Seandainya seorang hamba itu menutup jalan syahwat perut, maka niscaya semua tindakan yang tidak baik yang disebutkan tadi tidak akan terlaksana. Akan tetapi disini bukan maksudnya kita tidak boleh makan sampai kenyang. Yang dimaksud disini adalah ketika kita ingin berusaha untuk menghancurkan hawa nafsu dan mengekangnya, maka hendaknya kita tidak makan sampai berlebihan melebihi batas kebutuhan manusia. Dan hendaknya orang yang ingin mengalahkan dan mengendalikan hawa nafsunya hendaknya ia sering berpuasa. Sebagaimana hal itu diperintahkan oleh Nabi SAW. Dengan berpuasa maka seseorang akan merasa lapar. Rasa lapar disini yang dimaksudkan bukanlah harus dengan melaparkan diri. Akan tetapi makan secukupnya tidak berlebihan dan sering berpuasa. Sedangkan faedah daripada membiasakan dan melatih diri daripada rasa lapar itu adalah beberapa hal berikut ini :

  1. Menjernihkan hati serta membuka mata hati
  2. Rasa lapar akan menyebabkan hati lentur dan jernih serta lunak
  3. Rasa lapar akan menyebabkan diri merasa hina serta hilang sifat sombong dan congkak
  4. Rasa lapar mengingatkan kepada ujian, cobaan dan siksa Allah bagi yang menentang-Nya
  5. Mematahkan dan menghancurkan syahwat untuk bermaksiat
  6. Rasa lapar dapat mencegah banyak tidur dan begadang
  7. Dengan rasa lapar akan mudah baginya untuk kontinyu dalam beribadah
  8. Dia akan mendapatkan kesehatan badan dan jauh daripada berbagai macam penyakit
  9. Rasa lapar akan meringankan nafkahnya
  10. Rasa lapar akan memberi pengaruh untuk mengutamakan orang lain dan banyak bersedekah.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Radio Streaming

Buku Karya Al Habib Segaf Baharun,M.H.I

JADWAL STREAMING

UMROH 2018

Video Ceramah

Audio Ceramah

KONTAK KAMI :

Archives