Website Resmi Habib Segaf Baharun

Menghindari Dosa dengan Manusia

Cobaan Allah SWT yang terbanyak justru terkait antara diri kita dengan sesama manusia baik itu kerabat, handai taulan, maupun teman yang sebaya dengan kita. Dan menjadi sebab ladang untuk kita tanam pahala atau sebaliknya untuk kita tanam dosa. Dan semua syariat yang disyariatkan oleh Allah SWT melalui Nabi-Nya Muhammad SAW semuanya kembali kepada 2 hal yaitu hablun min Allah dan hablun min an-naas.
Akan tetapi hablun min an-naas lebih pelik dan lebih sulit untuk menghadapinya serta menghindarinya, sebagaimana dijelaskan oleh Nabi SAW bahwasannya dosa itu ada 3 : Yang pertama, dosa yang tidak diampuni seperti dosa syirik. Yang kedua, dosa yang akan diampunkan dengan kehendak Allah SWT yaitu dosa kita yang terkait dengan Allah SWT. Sedangkan yang ketiga, adalah dosa yang akan diampuni dengan syarat orang yang bersangkutan memaafkannya yaitu dosa yang berkaitan dengan dengan hak manusia. Oleh karena itu, supaya kita terlepas dan solusi agar kita terhindar dari dosa yang mana karena dosa tersebut kita menjadi manusia yang sengsara di dunia maupun di akhirat, maka hendaknya kita terapkan adab-adab dan sopan santun yang diajarkan oleh Nabi SAW terkait dengan tata cara berkawan, berteman dan berhandai taulan yaitu sebagai berikut :
1. Mencintai saudara kita sesama muslim karena Allah SWT dan membenci mereka karena Allah SWT. Hal itu adalah pokok keimanan. Maka barangsiapa yang mencintai orang lain karena dia taat dalam agamanya, beriman dan bertakwa, dan membenci seseorang karena bermaksiat bukan karena dzatnya, tapi karena sifatnya dan bukan sebab yang lainnya berarti kita membenci dan mencintai karena Allah SWT. Adapun jika seseorang mencintai orang lain bukan karena ibadahnya dan membenci orang lain bukan karena kemaksiatannya, maka orang tersebut masih lemah keimanannya.
2. Memilah-milih seseorang dalam berteman, yaitu memilih orang solihin dan orang yang beriman dan bertakwa untuk menjadi teman dan menghindari teman yang berperangai tidak baik. Sesuai dengan anjuran Nabi SAW.
3. Bersifat kasih sayang kepada semua teman. Sifat kasih sayang dan lemah lembut termasuk sifat para nabi dan rosul. Dengan kedua sifat tersebut, mereka berhasil meraih simpati dan cinta dari umatnya. Maka jika kita ingin berada dalam hati saudara kita maka kita hendaknya memperlakukan mereka dengan perilaku yang baik dan menghindari setiap tindakan yang kasar, yang keji maupun perkataan yang tidak pantas untuk diucapkan.
4. Memberinya nasehat dan menegurnya ketika terjerumus ke dalam kesalahan, dan jangan sampai kita berkata dalam diri sendiri, “Saya belum pantas untuk menegurnya karena saya belum bisa mengamalkannya.” Maka lintasan semacam itu bersumber dari iblis yang menghendaki keburukan untuk kita, karena mengingatkan dan memberitahukan kebaikan dan mengajarkannya termasuk daripada pengalaman ilmu yang kita pelajari.
5. Selalu menyenangkan hati orang lain terutama orang-orang yang lebih rendah dari kita, walaupun secara dzohir. Misalnya menyenangkan hati orang yang memberi hadiah kepada kita walaupun hadiah itu tidak berharga dalam pandangan mata kita, menghadiri undangannya walaupun dia mengundang kita dengan tempat serta hidangan yang seadanya.
6. Berta’ziyah kepada teman saat tertimpa musibah, karena itu termasuk hak seorang muslim. Apalagi di dalam berta’ziyah kepada orang yang tertimpa musibah terkandung pahala yang sangat besar dan derajat yang sangat tinggi di sisi Allah SWT.
7. Menghindari celaan atau ejekan kepada kawan, baik diucapkan maupun ditunjukkan dengan tindakan. Walaupun dengan cara halus, misalnya dengan dia bergembira ketika dia tertimpa bencana. Sebagaimana hal itu diperingatkan oleh Nabi SAW :
لاَ تُظْهِرِ الشَّمَاتَةَ لأَخِيكَ فَيُعَافِيْهِ اللَّهُ وَيَبْتَلِيكَ (رواه الترمذي)
Jangan engkau tampakkan kegembiraan di depan saudaramu ketika dia tertimpa musibah, karena bisa jadi dia dilepaskan dari musibahnya lalu kemudian Allah SWT menimpakannya kepadamu (H.R Turmudzi)

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Radio Streaming

Buku Karya Al Habib Segaf Baharun,M.H.I

JADWAL STREAMING

UMROH 2018

Video Ceramah

Audio Ceramah

KONTAK KAMI :

Archives