Website Resmi Habib Segaf Baharun

Satu Malam Bersama Nabi dalam Mimpi

Dinukil dari kitab ‘Ad-Dzakho’ir Al-Muhammadiyah’ hal 115: Para ulama berkata bahwa melihat nabi dalam mimpi mungkin terjadi kepada seluruh penduduk bumi dalam satu malam. Hal tersebut karena alam ini bagaikan cermin-cermin dan Rasululloh bagaikan matahari,

jika matahari itu terbit dan tampak pada seluruh cermin, maka akan tampak pula di setiap cermin tersebut pantulan gambaRan matahari yang pantulannya sesuai dengan besar kecilnya cermin, jernih dan keruhnya serta lembut dan kasarnya cermin, seperti kristal atau tambang ataukah kaleng hal itupun sesuai dengan bentuk dari cermin tersebut, bulatkah, segitiga atau segiempat dan sesuai juga dengan bentuk dan warna cermin itu. Maka setiap orang yang bermimpi Rasululloh sesungguhnya dia melihat Rasululloh sesuai dengan sifat dirinya dan cerminan hatinya. Jika seseorang melihat Rasululloh dengan sifat sempurna, maka hal tersebut semata-mata karena kesempurnaan yang ada pada diri orang yang bermimpi dan jika dia melihat Rasululloh dengan sifat yang kurang sempurna, itu karena kekurangan yang dimiliki oleh orang yang bermimpi.
Di bulan yang mulia ini, disini di kota Madinah Al Munawaroh, terdapat seorang laki-laki yang memiliki hati yang selalu ta’aluq (hati yang selalu bersama Nabi SAW) kepada Rasululloh SAW. Beliau telah mengarang kitab siroh yang berjudul “Assiroh Al-A’thiroh” dan dia juga termasuk orang yang meluaskan kota Madinah Al Munawaroh. Di saat pertengahan mengarang kitab ia bermimpi melihat Rasululloh dalam berupa cahaya, akan tetapi cahaya tersebut tidak seperti cahaya yang ia lihat sebelumnya, sehingga membuatnya bingung, apakah yang ia lihat itu adalah Rasululloh, tidak lama setelah terlintas kata-kata tersebut, Rasululloh SAW berseru seraya berkata, “Wahai Fulan Aku adalah Rasululloh SAW”.
Maka selamat bagi mereka yang selalu terkait hatinya dengan cahaya yang sangat agung ini, seorang Nabi yang telah Alloh SWT utus sebagai pembawa Rahmat bagi seluruh alam, sang mentari yang menyinari hati-hati mereka, sehingga mereka dapat melihat cahaya tersebut dengan mata dan mata hati mereka. Cahaya itu akan tampak pada mereka, setelah hati mereka bersih, serta perilaku dan akhlaq mereka akan baik setelah melaksanakan kewajiban dan segala sesuatu yang dicintai Alloh SWT dan Rasululloh SAW.
Wajib bagi seseorang yang telah bermimpi Rasululloh, untuk bertambah tawadhu’ (rendah hati) kepada Alloh SWT dan semakin bertambah adabnya kepada Rasululloh SAW. Dan hendaknya dia selalu berada dalam keadaan yang dicintai dan diridhoi oleh Alloh SWT serta menjauhi setiap tempat yang tidak diridhoi Alloh SWT dan Rasulnya, sehingga dia akan selalu merasa bersama Alloh SWT. Dan barang siapa selalu merasa bersama Alloh SWT maka Alloh akan selalu bersamanya.
Sesungguhnya Alloh SWT bersama orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat baik. Merekalah golongan Alloh SWT. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya golongan Alloh SWT itulah golongan yang beruntung.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Radio Streaming

Buku Karya Al Habib Segaf Baharun,M.H.I

JADWAL STREAMING

UMROH 2018

Video Ceramah

Audio Ceramah

KONTAK KAMI :

Archives